Sony Corporation memprediksi pendapatan perusahaanya tidak sesuai dengan harapan. Dalam laporan revisi perkiraan tahun buku akhir Maret 2015, perusahaan asal Jepang ini meramalkan akan ada biaya kerugian sekitar 180 miliar yen (sekitar Rp 19,7 triliun) pada kuartal kedua tahun fiskal ini. Kerugian tersebut berasal dari divisi Mobile Communications, yang membidangi produk ponsel, tablet, smartwatch, dan sebagainya. Lebih khusus, kerugian 4x lipat itu tergerus dari segmen smartphone kelas ...
0 Response to "Sony Ramalkan Bisnis Smartphone-nya Rugi Rp 19,7 Triliun"
Posting Komentar